TAPANULI ORANGUTAN, A NEW SPECIES THAT INSTANTLY VANISHED

Did you know there is a new orangutan species discovered in 2017?  Previously, there are only two known species of Orangutans: Bornean and Sumatran. Now, we have a newcomer, Pongo tapanuliensis or Orangutan Tapanuli. Genetically, the Tapanuli Orangutan is not related to the two other orangutan species. They are only found in Batangtoru area, North Sumatra which is approximately the size of Bekasi city.

Sadly, this newly discovered species was found only around 800 individuals in the wild. Newly discovered, yet already crowned as the rarest great ape in the world! Now, their existence is further threatened with various development plans in Batangtoru area.  The construction of the hydropower plant threatens the destruction of 86 ha their habitat permanently.  

Not only hydropower plant is threatening their existence, but also mining industry. There are 163,000 ha of forest where the government already granted the utilization permit to mining companies, over 30% of the forest area has been damaged as of 2014. Can you imagine, how’s it going   now?? It’s not just about orangutans.

We are witnessing the history yet another fauna species in Indonesia heading towards extinction. Orangutans don’t have voice; but us humans, as a creature that shared 97% of DNA with them, have a duty to fight on behalf of them! Orangufriends, Let’s help control the protection of orangutan habitat and spread this info as widely as possible. (Zahra_Orangufriends)

ORANGUTAN TAPANULI, SPESIES BARU YANG LANGSUNG LENYAP

Apakah teman-teman mengetahui ada spesies orangutan baru yang ditemukan tahun 2017 yang lalu? Dulunya spesies yang diketahui hanya Orangutan Kalimantan dan Sumatera. Sekarang bertambah satu lagi yaitu Pongo tapanuliensis atau Orangutan Tapanuli. Secara genetik, Orangutan Tapanuli tidak berhubungan dengan kedua spesies orangutan terdahulu. Spesies ini hanya ditemukan di daerah Batangtoru, Sumatera Utara yang kira-kira seluas kota Bekasi.

Sedihnya, spesies baru ditemukan ini hanya 800 individu di alam liar. Baru ditemukan, sudah dinobatkan jadi kera besar paling langka di dunia! Sekarang, keberadaan mereka tambah terancam lagi dengan berbagai rencana pembangunan di area Batangtoru. Pembangunan PLTA mengancam kerusakan 86 ha hutan sebagai habitatnya secara permanen.

Tidak hanya PLTA saja yang menjadi ancaman, pertambangan pun. Ada 163.000 ha hutan yang izinnya diberikan ke perusahaan tambang, lebih 30% sudah rusak (2014). Adakah yang bisa membayangkan, bagaimana keadaannya sekarang? Ini bukan hanya tentang orangutan saja. 

Kita sedang menjadi saksi sejarah satu lagi spesies fauna di Indonesia menuju urang kepunahan. Orangutan memang tidak punya suara, tapi manusia sebagai makhluk yang punya kesamaan DNA 97% dengan mereka punya kewajiban bersuara untuk orangutan! Orangufriends, bantu kawal perlindungan habitat orangutan dan sebarkan info ini seluas-luasnya. (Zahra_Orangufriends)

What's your reaction?
0Cool0Upset0Love0Lol

Add Comment

to top