HEPATITIS MEMO DATANG DARI MANA?

Halo Orangufriends! Pernahkah kalian mendengar penyakit rabies, salmonellosis, hepatitis atau satu penyakit yang sedang heboh yaitu COVID-19? Ya, beberapa penyakit tadi adalah penyakit menular dari hewan kepada manusia atau sebaliknya dapat disebut sebagai zoonosis. Hal tersebut bisa terjadi apabila manusia sering melakukan kontak atau berada dilingkungan yang dekat dengan hewan yang memiliki penyakit zoonosis. Banyak kasus zoonosis yang ditularkan oleh hewan ke manusia, tapi apakah kalian pernah mendengar kasus zoonosis yang menyerang hewan karena ditularkan oleh manusia? Sepertinya, kalian sangat jarang mendengar hal tersebut, bukan? Kali ini kami akan bercerita tentang Memo. Berasal dari manakah penyakit hepatitis Memo?

Tahukah kalian bahwa orangutan merupakan salah satu hewan terunik yang ada di Indonesia? Mengapa? Karena faktanya kita semua masih berkerabat dekat dengan mereka. Bukan berkerabat seperti kita dengan keluarga di rumah, tetapi karena kita nyatanya saling berbagi kemiripan DNA dengan orangutan. Faktanya, 97% DNA yang mereka miliki itu mirip dengan DNA yang ada dalam tubuh kita. Karena itu, jangan heran jika kalian melihat fisik mereka, kalian akan menyadari jika tubuhnya hampir menyerupai kita sebagai manusia. Bukan hanya fisik loh, bahkan perilaku, fungsi tubuh dan cara mereka hidup di alam liar juga menunjukkan tingkat kecerdasan yang lebih di atas rata-rata jika dibandingkan dengan hewan-hewan lainnya. Lalu, bagaimana sih tentang si Memo yang terkena hepatitis? Berasal darimanakah hepatitisnya?

Memo, orangutan betina yang berada di Pusat Rehabilitasi BORA (Borneo Orangutan Rescue Alliance) sejak lima tahun yang lalu dengan diagnosa hepatitis. Sejarah singkat, Memo pernah dipelihara oleh manusia, selang Memo diselamatkan tim APE Defender COP, pemeliharanya terkena hepatitis dan meninggal dunia. Pada tahun 2011 hepatitis Memo sempat diperiksa secara molekuler, hasilnya Memo terkena jepatitis yang berasal dari orangutan. Tetapi di tahun 2015 saat pemeriksaan ulang, hasilnya Memo bebas dari hepatitis. Hal tersebut menjadi perdebatan tim medis, karena secara ilmiah, seperti manusia, orangutan yang pernah terserang hepatitis saat diuji ulang penyakit hepatitisnya pasti akan menunjukkan hasil positif karena antibodi terbentuk setelah adanya infeksi penyakit. Pada tahun 2019, Memo kembali menjalani pemeriksaan dan hasilnya positif. (GIL)

What's your reaction?
1Cool0Upset0Love0Lol

Add Comment

to top