ELANG TITIPAN BKSDA SKW 1 BERAU AKAN SEGERA DILEPASLIARKAN

Pada awal Agustus, tim BKSDA SKW 1 Berau menitipkan tiga ekor Elang hasil sitaan. Milvus Migran atau Elang Paria sebanyak satu ekor, satu Elang Brontok (Nisaetus Cirrhatus) dan satu Elang Wallacea (Nisaetus Nanus). Tim APE Defender dengan cepat membuatkan kandang elang dari jaring yang besar agar ketiga elang bisa berlatih terbang. “Untuk kembali mengasah insting liar elang, tim memutuskan untuk memberikan hewan hidup yang menjadi makanan alami elang, diantaranya burung kecil, anak ayam, hewan pengerat seperti tikus maupun curut, ikan serta reptile juga diberikan.”, kata Widi Nursanti, manajer Borneo Orangutan Rescue Alliance (BORA).

“Sangat disayangkan pada tanggal 7 Oktober, Elang Wallacea ditemukan mati. Padahal diantara ketiganya, dia adalah yang paling liar. Kami berharap kedua elang lainnya dapat segera dilepasliarkan. Namun, pelepasliaran bukanlah hal yang mudah. Beberapa lembaga harus saling berkordinasi.”, jelas Widi lagi.

Saat ini tim BKSDA SKW 1 Berau, Kalimantan Timur sedang mencari lokasi pelepasliaran untuk elang jenis paria. Sementara itu elang brontok masih harus menjalani proses pembiasaan berburu pakan dan membiasakan hidup di atas pohon. “Elang Brontok masih memakan mangsanya di tanah. Kami berharap dia dapat cepat menyesuaikan diri untuk berburu dan memakan hasil buruan di atas pohon agar dapat ikut sekalian dilepasliarkan.”. (WID)

What's your reaction?
0Cool0Upset0Love0Lol

Add Comment

to top