DISKUSI ORANGUTAN DENGAN MAPALA GREEN CORPS UNSOED

Divisi Konservasi dari Mahasiswa Pecinta Alam (MAPALA) Green Corps Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto pada hari Minggu, 4 Oktober 2020 mengadakan Diskusi Konservasi dengan tema “Bersama konservasi, mari lebih dekat dengan rumah orangutan”. Melalui aplikasi google meet, diskusi secara daring ini untuk meningkatkan wacana tentang konservasi satwa tak hanya untuk anggota Green Corps tapi juga untuk masyarakat umum.

Ramadhani dari Centre for Orangutan Protection (COP) menyampaikan pengenalan berbagai jenis orangutan yang ada di pulau Sumatera dan Kalimantan. Bagaimana kondisi habitat orangutan yang ada di Kalimantan hingga perdagangan orangutan yang berada di pulau Jawa. 

Diskusi yang dipandu oleh Rahmat Subekti yang merupakan anggota Mapala Green Corps ini pun dibanjiri pertanyaan bagaimana peran masyarakat yang berada jauh dari habitat orangutan. Selain itu, bagaimana orangutan sampai berada di luar Indonesia akibat perdagangan ilegal.

Tak terasa dua jam membicarakan orangutan. Kehidupan orangutan sebagai individu yang harus masuk ke pusat rehabilitasi Borneo Orangutan Rescue Alliance (BORA) tak terpisahkan dari konflik satwa liar dengan manusia. Rehabilitasi adalah proses panjang dan memakan biaya yang tidak sedikit. Proses itu tidak berhenti sampai di situ saja, namun berlanjut hingga pelepasliaran orangutan ke habitatnya. COP bekerjasama dengan Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan mulai dari penyelamatan hingga pelepasliaran ini. “Ingin ikut kegiatan relawan di pusat rehabilitasi atau pun monitoring pelepasliaran? Jangan lupa jadi anggota Orangufriends.”. (DAN)

What's your reaction?
0Cool0Upset0Love0Lol

Add Comment

to top