Channel podcast Marawi Kecil adalah karya dua mahasiswa pascasarjana jurusan Kehutanan dan psikologi. Merawi Kecil mengajak Centre for Orangutan Protection mendiskusikan kondisi Orangutan di Indonesia saat ini. Apa saja yang mejadi ancaman dan tentu saja yang bisa dilakukan orang-orang untuk membantunya.

COVID-19 memang membawa banyak dampak buruk untuk manusia, namun di sisi lain, pandemi ini mendorong kita menjadi lebih kreatif. “Adaptasi untuk tetap melakukan edukasi dan penyadartahuan melalui berbagai media dan metode. Ini yang secara tak sengaja menjangkau kalangan yang belum bisa kami jangkau sebelumnya.”, ujar Liany D Suwito, manajer kampanye non habitat COP.

Lalu, apa kabar orangutan kita? Orangutan kita yang di pusat rehabilitasi Borneo Orangutan Rescue Alliance (BORA) sangat tergantung dengan kita. Karena itu, BORA meningkatkan kewaspadaan dan fokus pada pencegahan menyebaran virus corona. BORA tertutup untuk kunjungan apapun itu, termasuk kunjungan kerja. Para karyawan menjalani karantina ketat, mulai dari isolasi mandiri jika keluar dari pusat rehabilitasi seperti pulang ke kampung (rumah) dan mematuhi protokol kesehatan mulai dari mandi, mengenakan pakaian bersih, masker medis, sarung tangan dan pemeriksaan suhu tubuh sebelum ke kandang orangutan. Beberapa program mulai dari sekolah hutan, pulau orangutan dan pelepasliaran orangutan dihentikan. “Rehabilitasi orangutan berjalan melambat. Namun ini yang terbaik yang bisa kami lakukan untuk saat ini.”, ujar Liany lagi.

“Teman-teman Merawi Kecil bisa membantu kami dengan terus menyampaikan bahwa orangutan bukan satwa peliharaan. Orangutan bukan satwa yang bisa diperdagangkan. Habitat orangutan adalah rumah orangutan yang harus dilindungi. Bijak menggunakan dan kritis dengan kebutuhan sehari-hari bisa menyelamatkan habitat orangutan yang itu berarti menyelamatkan orangutan.”, tambah Liany.

What's your reaction?
0Cool0Upset0Love0Lol

Add Comment

orangutan.id © 2020. All Rights Reserved.

to top